Bawang Akar Apa? Kenali Jenis, Ciri, dan Manfaat Semua Jenis Bawang

Pertanyaan bawang akar apa sering muncul ketika orang melihat bentuknya yang tumbuh di bawah tanah. Banyak yang mengira bawang termasuk akar tanaman. Padahal, bawang bukan akar murni, melainkan tanaman umbi berakar serabut dari keluarga Allium.
Tanaman ini telah menjadi bahan dapur penting di hampir semua masakan Nusantara dari sambal, tumisan, hingga sup. Selain menambah cita rasa, bawang juga berkhasiat bagi kesehatan karena mengandung senyawa alami seperti allicin, flavonoid, dan antioksidan tinggi.

Untuk memahami dengan jelas bawang akar apa, mari kita bahas struktur tanamannya, jenis-jenis bawang, manfaat, serta cara penyimpanan yang tepat agar tetap segar.

Ingin tahu berbagai jenis bawang dan manfaatnya? Baca 7 Jenis Bawang dan Manfaatnya untuk Kesehatan serta Ide Olahannya agar kamu lebih paham cara memilih dan mengolahnya.


Struktur Tanaman Bawang

Menjawab Pertanyaan Utama: Bawang Akar Apa?

Secara ilmiah, bawang memiliki akar serabut, bukan akar tunggang. Jadi ketika ditanya bawang akar apa, jawabannya adalah akar serabut dengan umbi lapis. Akar serabut tumbuh dari pangkal umbi untuk menyerap air dan unsur hara dari tanah.
Bagian umbinya terdiri dari lapisan daun yang menebal, berfungsi menyimpan cadangan makanan bagi tanaman. Karena itu, bawang dikategorikan sebagai tanaman umbi berakar serabut, bukan akar sejati.

Struktur utama tanaman bawang meliputi:

  1. Akar serabut – menyerap air dan nutrisi.

  2. Umbi lapis – tempat cadangan makanan dan bagian yang digunakan untuk memasak.

  3. Batang semu dan daun hijau – bagian fotosintesis dan penopang tanaman.

Pemahaman tentang bawang akar apa ini penting karena sering disalahartikan. Akar bawang bukan bagian yang dikonsumsi, melainkan umbi yang menjadi bahan masakan utama.


Jenis-Jenis Bawang dan Ciri-Cirinya

Tanaman bawang memiliki banyak jenis dengan bentuk, warna, dan manfaat yang berbeda. Untuk menjawab lebih detail bawang akar apa dan jenisnya, berikut penjelasan lengkapnya.

1. Bawang Merah

Bawang merah termasuk umbi berlapis dengan akar serabut. Warnanya ungu kemerahan dengan aroma tajam. Jenis ini sering dipakai untuk masakan goreng, sambal, hingga bumbu dasar merah.
Selain itu, bawang merah kaya akan antioksidan quercetin yang membantu melindungi sel tubuh dari radikal bebas dan menjaga kesehatan jantung. Dalam konteks bawang akar apa, bawang merah jelas termasuk tanaman umbi berakar serabut.

2. Bawang Putih

Jika ditanya bawang putih akar apa, jawabannya juga akar serabut. Umbinya berwarna putih dengan lapisan tipis. Aroma khasnya kuat, dan rasanya sedikit pedas.
Bawang putih banyak digunakan untuk bumbu dasar putih serta pengobatan alami karena mengandung allicin. Senyawa ini bermanfaat menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

3. Bawang Bombay

Bawang bombay adalah tanaman umbi besar dengan akar serabut halus. Warnanya kuning pucat hingga putih, rasanya manis ringan, dan sering dipakai untuk masakan barat seperti steak, sop, atau tumisan.
Dalam konteks bawang akar apa, jenis ini tetap sama—umbi berakar serabut. Kandungan flavonoid dan vitamin C di dalamnya juga membantu memperkuat sistem imun tubuh.

4. Bawang Bombay Merah

Bawang bombay merah adalah varian dengan warna ungu kemerahan dan akar serabut di bagian bawah umbinya. Rasanya lebih tajam dibanding bawang bombay biasa.
Kandungan antosianin tinggi membuatnya kaya antioksidan, sehingga bermanfaat untuk mencegah penuaan dini dan menjaga kesehatan sel. Jadi, jika kamu bertanya bawang bombay merah akar apa, jawabannya tetap: umbi berakar serabut.

5. Daun Bawang

Berbeda dari jenis lainnya, daun bawang memiliki akar serabut kecil dan tidak menghasilkan umbi besar. Bagian yang digunakan adalah daun hijau panjangnya yang segar dan aromatik.
Pertanyaan daun bawang akar apa pun terjawab — termasuk tanaman berakar serabut dengan batang semu. Biasanya digunakan sebagai taburan pada sup, mie, atau nasi goreng.

6. Bawang Kucai

Bawang kucai memiliki daun pipih lembut dan akar serabut halus. Jenis ini sering digunakan pada masakan oriental seperti sup, capcay, dan lumpia.
Selain menambah cita rasa, kucai juga memiliki manfaat untuk melancarkan sirkulasi darah dan menjaga tekanan darah tetap stabil. Jadi, bawang kucai akar apa? Jawabannya tetap sama — berakar serabut.

7. Bawang Tunggal (Bawang Lanang)

Jenis bawang ini terdiri dari satu siung utuh dengan akar serabut di pangkalnya. Aromanya kuat dan khasiatnya luar biasa. Bawang lanang sering dikonsumsi mentah sebagai herbal alami untuk menjaga stamina dan kesehatan jantung.

Pelajari keunggulan lokal dalam Bawang Brebes: Ciri Khas, Manfaat, dan Alasan Mengapa Jadi Primadona Nasional yang terkenal dengan aroma tajam dan kualitas unggulnya.


Manfaat Semua Jenis Bawang

1. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Setelah memahami bawang akar apa, penting juga mengetahui manfaatnya. Kandungan antioksidan dan senyawa sulfur dalam semua jenis bawang membantu memperkuat sistem imun dan melawan infeksi.

2. Menurunkan Kolesterol dan Tekanan Darah

Bawang putih dan bawang bombay terkenal karena kemampuannya menurunkan kolesterol jahat (LDL) serta menstabilkan tekanan darah. Rutin mengonsumsi bawang bisa membantu menjaga kesehatan jantung.

3. Menambah Cita Rasa Alami Masakan

Bawang adalah penyedap alami tanpa bahan kimia. Kombinasi bawang merah, putih, dan bombay menciptakan aroma khas yang membuat masakan lebih lezat. Tak heran, bawang menjadi bahan wajib di setiap dapur.

4. Menyehatkan Kulit dan Rambut

Bawang, terutama bawang merah, mengandung vitamin B6, C, dan sulfur yang membantu menguatkan akar rambut, mencegah ketombe, serta menjaga elastisitas kulit.

5. Membantu Pencernaan

Senyawa prebiotik dalam bawang membantu pertumbuhan bakteri baik di usus, memperlancar sistem pencernaan, dan meningkatkan penyerapan nutrisi.

Temukan khasiat luar biasa dalam 10 Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui dan jadikan bahan dapur ini sebagai obat alami sehari-hari.


Cara Menggunakan dan Menyimpan Bawang

Tips Menggunakan Bawang

  • Gunakan bawang merah untuk tumisan atau sambal.

  • Gunakan bawang putih untuk masakan berkuah.

  • Bawang bombay cocok untuk hidangan barat.

  • Tambahkan daun bawang dan kucai pada tahap akhir agar aroma tetap segar.

Tips Menyimpan Bawang

Untuk menjaga kualitas umbi dan akar serabutnya:

  • Simpan di tempat kering dan memiliki sirkulasi udara baik.

  • Hindari kulkas agar bawang tidak lembab dan cepat busuk.

  • Gunakan wadah jaring atau keranjang terbuka agar umbi tetap awet.

Menanam Bawang di Rumah

Jika kamu ingin tahu lebih jauh tentang bawang akar apa dan cara menanamnya, cukup siapkan pot, tanah gembur, dan siung bawang. Tanam dengan ujung tunas menghadap ke atas, siram teratur, dan beri sinar matahari cukup. Dalam 2–3 bulan, kamu bisa panen bawang segar dari rumah.


Kesimpulan

Kini kamu tidak perlu bingung lagi saat bertanya bawang akar apa. Semua jenis bawang merah, putih, bombay, hingga daun bawang termasuk tanaman umbi berakar serabut, bukan akar sejati.
Selain menjadi bahan utama dalam berbagai masakan, bawang juga memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan, mulai dari menjaga daya tahan tubuh hingga menurunkan kolesterol.

Jadi, setiap kali kamu melihat bawang di dapur, ingatlah bahwa jawabannya sudah jelas: bawang adalah tanaman umbi dengan akar serabut yang kaya manfaat.

Temukan berbagai produk bawang segar dan bahan bumbu dapur alami berkualitas di e-Katalog Inaproc Tamaro Jaya Indonesia untuk kebutuhan rumah tangga dan bisnis kuliner Anda.


QnA seputar Bawang Akar Apa

1. Apa perbedaan bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay?

Perbedaan utama antara ketiganya terletak pada aroma, rasa, dan ukuran umbi.

  • Bawang merah memiliki aroma tajam dan rasa sedikit pedas, cocok untuk sambal, tumisan, atau bawang goreng.

  • Bawang putih beraroma kuat dengan rasa khas yang digunakan pada hampir semua bumbu dasar.

  • Bawang bombay berukuran besar, berlapis tebal, dan memiliki rasa manis lembut, sering dipakai dalam masakan barat.

Ketiganya sama-sama termasuk tanaman umbi berakar serabut, jadi jika ditanya bawang akar apa, jawabannya tetap: bawang adalah tanaman berakar serabut dengan umbi lapis sebagai bagian yang dimanfaatkan.


2. Apakah bawang termasuk umbi atau akar?

Bawang bukan akar, melainkan umbi lapis yang tumbuh di bawah tanah. Akar bawang hanya berfungsi untuk menyerap air dan nutrisi dari tanah, sementara bagian umbi menyimpan cadangan makanan.
Jadi, jika ada yang bertanya “bawang akar apa?”, penjelasannya adalah bahwa bawang memiliki akar serabut, tetapi bagian yang kita konsumsi adalah umbinya, bukan akarnya.


3. Jenis bawang apa saja yang digunakan untuk masakan?

Ada banyak jenis bawang yang digunakan dalam masakan sehari-hari, antara lain:

  • Bawang Merah: bumbu utama untuk masakan Indonesia.

  • Bawang Putih: bahan dasar untuk hampir semua jenis tumisan.

  • Bawang Bombay dan Bawang Bombay Merah: cocok untuk masakan barat, saus, dan salad.

  • Daun Bawang: penyedap alami dalam sup atau mie.

  • Bawang Kucai: digunakan pada hidangan oriental.

  • Bawang Tunggal (Lanang): lebih sering digunakan sebagai herbal alami.

Semua jenis tersebut berasal dari keluarga Allium dan termasuk tanaman berakar serabut dengan umbi sebagai bagian utamanya.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest